BBKSDA SUMATERA UTARA

Panen Raya Mitra Konservasi Binaan Balai Besar KSDA Sumatera Utara

 

12

Panen raya buah semangka oleh Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara bersama Camat Kecamatan Tanjung Pura serta Kepala Desa Tapak Kuda dan Kepala Desa Suka Maju Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat

Tanjung Pura, 31 Maret 2021

Kerjasama kemitraan konservasi yang dibangun oleh Balai Besar KSDA Sumatera Utara dengan beberapa Kelompok Tani Hutan (KTH) sudah membuahkan hasil, ditandai dengan panen raya yang dilakukan oleh KTH Tumbuh Subur yang berada di Desa Tapak Kuda, Kecamatan Tanjung Pura dan KTH Indah Bersama di Desa Suka Maju, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, pada Selasa 30 Maret 2021.

Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara, Dr. Ir. Hotmauli Sianturi, M.Sc.For. didampingi Kepala Bagian Tata Usaha Teguh Setiawan, S.Hut., MM., Kepala Sub Bagian Program dan Kerjasama Elvina Rosinta Dewi, S.Hut. M.I.L, Kepala Sub  Bagian Data, Evaluasi Pelaporan dan Kehumasan Andoko Hidayat, S.Hut., MP., Kepala Seksi Perencanaan, Perlindungan dan Pengawetan Amenson Girsang, S.P., serta Kepala Seksi Konservasi Wilayah II Stabat Herbert BP. Aritonang, S.Sos., MH. hadir dalam panen raya tersebut.

Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara saat menyaksikan panen raya, tak henti-hentinya menyampaikan rasa kagum dan bangganya kepada kedua KTH yang sungguh-sungguh melaksanakan kerjasama kemitraan konservasi sehingga hasilnya  terlihat dan manfaatnya sudah dirasakan langsung oleh masyarakat anggota KTH. Panen raya buah semangka, jambu air, jagung, cabai dan padi menjadi bukti keberhasilan tersebut.

Jambu air yang berbuah subur

“Teman-teman wartawan, tolong dipublikasikan hasil kerja keras bapak dan ibu dari KTH Tumbuh Subur serta KTH Indah Bersama, agar masyarakat luas mengetahuinya, sekaligus menjadi contoh bagi KTH lainnya untuk  berusaha dengan  sungguh-sungguh guna memperoleh hasil dan manfaat seperti yang sudah dinikmati kedua KTH ini”, ujar Hotmauli kepada wartawan yang turut hadir dalam panen raya tersebut.

Lanjut Hotmauli, “Luar biasa, panen buah semangka ini ternyata bukan untuk yang pertama kali, tapi sudah keempat kali, dan setiap panen bapak /ibu dari KTH mampu meraup keuntungan bersih sebesar Rp. 30 (tiga puluh) juta per hektar, setiap 2 bulan. Hasil yang tentunya menggiurkan dan menjanjikan”

Sebagaimana diketahui bahwa kerjasama kemitraan konservasi Balai Besar KSDA Sumatera Utara dengan KTH Tumbuh Subur sudah dimulai pada bulan Oktober 2017, melalui perjanjian kerja sama (PKS) yang pada tahun 2020 diperbaharui dengan Adendum PKS Nomor : PKS.1224/K.3/TU/PK/3/2020 dan Nomor : 05/KT-TS/T.BKSDA/II/2020. Sedangkan PKS dengan KTH Indah Bersama dimulai pada tanggal 15 Agustus 2019 yang tertuang dalam surat Nomor : PKS.3772/K.3/TU/PK/8/2019 dan Nomor : 011/KLP-IBM/SKJ/2019.

Hotmauli juga menjelaskan kepada Camat Tanjung Pura serta Kepala Desa Tapak Kuda dan Kepala Desa Suka Maju yang hadir dalam panen raya tersebut, bahwa  tujuan dari perjanjian kerja sama ini dimaksudkan untuk pemulihan ekosistem kawasan Suaka Margasatwa (SM). Karanggading dan Langkat Timur Laut yang rusak, secara bertahap mendekati kondisi aslinya dengan meningkatkan peranserta masyarakat. Selain itu dalam masa pemulihan tersebut, masyarakat juga memperoleh manfaat dengan menanam tanaman produktif dan semusim yang menghasilkan.

Areal kegiatan kemitraan KTH Tumbuh Subur seluas 244 hektar dikelola dengan sistem agroforestry dan mempertahankan kondisi aslinya. Sedangkan areal kegiatan kemitraan KTH Indah Bersama seluas 207 hektar dimana nantinya masyarakat akan mengganti tanaman non kehutanan seperti kelapa sawit dengan jenis tanaman kehutanan.

(Sumber : Evansus Renandi Manalu, Analis Data Balai Besar KSDA Sumatera Utara)

 

 

%d blogger menyukai ini: