BBKSDA SUMATERA UTARA

DISKUSI KONSERVASI BBKSDA SUMATERA UTARA BERSAMA

BBKSDA Sumut menyerahkan buku kepada kader konservasi

Medan, 11 Februari 2021

Jumat, 5 Februari 2021 Balai Besar KSDA Sumatera Utara yang diwakili Ida Marni dan Samuel Siahaan, SP melaksanakan diskusi konservasi tentang Perkembangan Konservasi Alam bersama Tempat Kita Peduli (TKP) sebagai kader konservasi di sekretariat TKP.

Kader Konservasi pada dasarnya merupakan seseorang/sekelompok orang  yang telah dididik  atau ditetapkan oleh instansi pemerintah atau lembaga non pemerintah, yang secara sukarela berperan sebagai penerus upaya konservasi sumberdaya alam hayati dan ekosistemnya, bersedia serta mampu menyampaikan pesan-pesan konservasi kepada masyarakat, sehingga peran aktif Kader Konservasi dalam kegiatan konservasi secara bersama-sama dengan pemerintah berjalan sesuai tujuan, harapan dan cita cita.

Diskusi konservasi yang diikuti 6 (enam) orang kader konservasi (Syukur Ricky Roy, Indah Asri Anggraini, Naufal Ramadhan Siregar, Sri Suartini, M.Fajar Sidik dan M. Hidayatullah) membicarakan tentang perkembangan konservasi alam. Generasi milenial dalam hal ini TKP menjadi motor kader konservasi sekaligus mitra Balai Besar KSDA Sumatera Utara yang digaet untuk ikut serta dalam menyebarluaskan informasi konservasi dan berperan serta dalam kegiatan2 konservasi di lingkungan sekitar.

Selesai diskusi tim dari Balai KSDA Sumatera Utara menyerahkan buku Buletin Beo Nias sebanyak 5 edisi, Buku Wisata Edukasi Konservasi dan Lingkungan TWA Sibolangit, dan  leaflet yang memuat  Informasi  konservasi di Wilayah kerja Balai Besar KSDA Sumatera yang dapat menambah pengetahuan,  semangat dan kepedulian  kader konservasi terhadap alam.

Adapun tindak lanjut dari diskusi konservasi ini adalah akan dilaksanakan Pelatihan dan Peningkatan Kapasitas Kader Konservasi Alam yang akan langsung difasilitasi oleh Balai Besar KSDA Sumatera Utara.

Semangat bagi TKP dalam berkarya, jadikan kegiatan konservasi menjadi bagian pekerjaan dan gaya hidup yang dapat memberi manfaat bagi kita dan lingkungan hidup.

(Samuel Siahaan, SP dan Ida Marni, Staf Balai Besar KSDA Sumatera Utara).

%d blogger menyukai ini: