BBKSDA SUMATERA UTARA

KOMUNITAS PECINTA ALAM KHATULISTIWA DAIRI JELAJAHI TWA DANAU SICIKE CIKE

 

eee rrr tttBerbagai kegiatan Komunitas Pencinta Alam Khatulistiwa Dairi  di TWA Danau Sicike-cike, seperti : latihan refling, penanaman pohon serta jelajah kawasan

TWA Sicike-cike, 19 Januari 2021

Mengawali tahun 2021, Komunitas Pemuda Pencinta Alam Dairi melaksanakan kegiatan wisata konservasi alam di TWA Danau Sicike-cike, yang diberi nama   ”Harmonisasi Manusia Dengan Alam”  dengan mengusung tema “Meningkatkan kesadaran individu dalam melestarikan alam sekitar untuk kelangsungan ekosistem”,  pada tanggal 16-17 Januari 2021.

Berbagai rangkaian acara disuguhkan selama dua hari,  dengan menerapkan protokol kesehatan. Pada hari pertama, usai pembukaan dan sambutan selamat datang dari Kepala Resort TWA Danau Sicike-cike, Bergiat Sembiring, dilanjutkan dengan pemaparan materi  Konservasi oleh Samuel Siahaan, SP. PEH Pertama pada Balai Besar KSDA Sumatera Utara mewakili Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Sidikalang yang dirangkai dengan pemutaran video pengenalan kawasan TWA Danau Sicike-cike serta kawasan konservasi lainnya yang ada di Indonesia, dan terakhir pertunjukan musik dari perwakilan Komunitas di areal perkemahan Sicike cike.

Pemaparan materi konservasi oleh Samuel Siahaan, SP. (gbr. kiri) dan pertunjukan musik perwakilan komunitas  (gbr. kanan)

Sedangkan di hari kedua, dilaksanakan kegiatan  penanaman pohon di sekitar pintu masuk kawasan, dilanjutkan dengan  jelajah TWA Danau Sicike cike, pelatihan refling di air terjun Lae Gumo serta aksi bersih sampah plastik disekitar kawasan.

Ketua panitia dari Komunitas Pecinta Alam Khatulistiwa Dairi Yosua Simanjorang didampingi Ketua Khatulistiwa Kevin Perdana Manik, menyebutkan bahwa tujuan kegiatan ini adalah membangun semangat  lingkungan kepada pemuda pemudi Kabupaten Dairi hingga  terbangun regenerasi  yang berkesinambungan mengingat pentingnya kelangsungan perawatan lingkungan kedepannya.

Kegiatan ini diikuti oleh lebih kurang 45 (empat puluh lima) orang peserta dari Komunitas Pecinta Alam Khatulistiawa Dairi, terdiri dari  Anak Rimba Dairi (ARB), Kompas (Komunitas Pecinta Alam Sidikalang), Sekolah Rakyat, Molotov dan SMB (Squad Mountain Dairi).   Samuel Siahaan pada akhir acara mengajak seluruh peserta Komunitas Pecinta Alam di Kabupaten Dairi dapat bersinergi dan turut membantu Balai Besar KSDA Sumatera serta  Pemerintah Kabupaten Dairi dalam pengembangan Wisata Alam, Bina Cinta Alam  dan Kegiatan Konservasi lainnya.

TWA Danau Sicike cike sebagai salah satu destinasi wisata alam di Kabupaten Dairi setelah Danau Toba di Silalahi dan Taman Wisata Iman terus  dikembangkan untuk mendukung Pembangunan 5  Super Pariwisata Nasional, ujar Samuel.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, kepada panitia juga diserahkan berbagai buku Konservasi sebagai bacaan menambah pengetahuan bidang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem. ( Sumber : Samuel Siahaan, SP./PEH Pertama dan Bergiat Sembiring/Kepala Resort TWA Danau Sicike-cike – Balai Besar KSDA Sumatera Utara)

 

 

 

%d blogger menyukai ini: