BBKSDA SUMATERA UTARA

SIAMANG (Symphalangus syndactylus) DISERAHKAN WARGA HUMBANG HASUNDUTAN KE BBKSDA SUMUT

Petugas BBKSDA Sumut menerima penyerahan siamang dari warga (kiri), siamang yang ditemukan warga Humbang Hasundutan (kanan)

Siantar, 14 Januari 2021

Bermula ketika pada tanggal 5 September 2020 yang lalu, Inneke Lestari Sihombing warga dusun Maranti, desa Sibuntuon, Kecamatan Sijamapolang, Kabupaten Humbang Hasundutan, menemukan seekor anak Siamang (Symphalangus syndactylus) sedang menangisi induknya yang tergeletak di halaman rumah tetangga.  Inneke  yang penasaran langsung mengamati keberadaan Siamang tersebut, ternyata induk siamang tersebut mati kibat ditembak.  Dibalik tubuh induk siamang yang terbujur kaku, ada bayinya yg menangis dan terus menyusu sambil memegang erat tubuh induknya.

Inneke yang merasa iba langsung membawa dan merawatnya dengan harapan nantinya dapat dikembalikan ke alam jika sudah besar. Anak Siamang tersebut dirawatnya hingga berusia 4 bulan 5 hari, dengan memberi makan 3X sehari serta buah-buahan. Kadang anak Siamang diberi minum susu formula bayi.

Pada Sabtu, 9 Januari 2021 sekitar pukul 02.00 wib subuh, Inneke mencari informasi melalui media sosial dan kemudian menghubungi Animal Hope Shelter di Jakarta, memohon agar dicarikan adopter untuk anak  Siamang. Lalu pihaknya menghubungi Balai Besar KSDA Sumatera Utara, mengingat anak Siamang termasuk jenis satwa yang dilindungi menurut Peraturan Menteri P.106/MENLHK/SEKJEN/KUM.1/12/2018.

Setelah menerima informasi, Balai Besar KSDA Sumatera Utara melalui Bidang Konservasi Wilayah II Pematangsiantar, pada Minggu 10 Januari 2021, segera menuju ke lokasi guna mengevakuasi anak Siamang tersebut dan selanjutnya dititipkan ke Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Sibolangit guna mendapatkan perawatan serta rehabilitasi sebelum nantinya dilepasliarkan. (Sumber : Bidang Konservasi Wilayah II Pematangsiantar-BBKSDA Sumut).

 

%d blogger menyukai ini: