BBKSDA SUMATERA UTARA

TIM PELEPASLIARAN “SRI NABILA” MENERIMA PENGHARGAAN

 1  2
Para penerima penghargaan dari Dirjen KSDAE

Medan, 8 Desember 2020

Dalam kunjungan kerja ke Sumatera Utara, Direktur Jenderal KSDAE, Ir. Wiratno, M.Sc. berkesempatan memberikan apresiasi penghargaan kepada para pihak yang memiliki kontribusi terhadap konservasi kawasan dan jenis, pada Senin, 7 Desember 2020, di ruang rapat Balai Besar Taman Nasional (TN) Gunung Leuser, Medan. Pemberian penghargaan ini didasarkan pada kriteria kepeloporan, kepedulian, keberpihakkan, konsistensi dan kepemimpinan.

Khusus untuk Balai Besar KSDA Sumatera Utara beserta dengan mitranya Dirjen KSDAE memberikan sebanyak 40 piagam penghargaan. Namun mengingat situasi masih pandemi COVID-19 dan untuk menghindari kerumunan, maka yang menerima penghargaan secara seremonial diwakili oleh 15 orang penerima.

Tim pelepasliaran “Sri Nabila” mendapat kehormatan menerima penghargaan, masing-masing : Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara Dr. Ir. Hotmauli Sianturi, M.Sc.For. (untuk kategori Penanggung Jawab Kegiatan), Kepala Bidang Teknis BBKSDA Sumut Ir. Irzal Azhar, M.Si. (untuk kategori Koordinator Umum Kegiatan), Kepala Bidang KSDA Wilayah III Padangsidimpuan Gunawan Alza, S.Hut. (kategori Koordinator Tim Bidang KSDA Wilayah III Untuk Persiapan Sampai Pelepasliaran), Forum Konservasi Leuser Drh. Anhar Lubis (kategori Koordinator Tim Medis), Wartawan Metro TV Teguh Angga Aditia Panjaitan (kategori Peliputan Kegiatan).

Selanjutnya, Bupati Gayo Lues H.M. Amru, M.S.P., yang diwakili Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Gayo Lues (untuk kategori Dukungan Kegiatan Pelepasliaran), Kepala Balai Besar TN. Gunung Leuser Ir. Jefry Susyafrianto, MM. (kategori Dukungan Kegiatan Pelepasliaran), Kepala Balai KSDA Aceh Agus Arianto, S.Hut. (kategori Dukungan Kegiatan Pelepasliaran), Yayasan Parsamuhan Bodhicitta Mandala Suhu Biksu Nyana Pratama Maha Stavira (kategori Dukungan Kegiatan Pelepasliaran), Senior Supervisor Stakeholder Relation PT. Agincourt Resources Abdul Hamid Damanik (kategori Dukungan Kegiatan Pelepasliaran), Pilot Helikopter Richard Mills, diwakili oleh PT. Agincourt Resources (kategori Dukungan Kegiatan Pelepasliaran), Manager Leuser Landscape WCS (Wildlife Conservation Society) Indonesia Program Tarmizi (kategori Dukungan Kegiatan Pelepasliaran), dan Regional Coordinator Leuser Landscape Project Implementation Unit Sumateran Tiger Project-Leuser Landscape (GEF-UNDP) Khairul Azmi (kategori Dukungan Kegiatan Pelepasliaran).

 Sebagaimana diketahui, bahwa “Sri Nabila” merupakan Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) betina yang pada tanggal 24 Agustus 2020 lalu, masuk dalam kandang jebak di Desa Tapus Sipangimbal, Kecamatan Aek Bilah, Kabupaten Tapanuli Selatan. Setelah menjalani perawatan dan observasi di Sanctuary Harimau Barumun Nagari, Desa Aek Godang, Kecamatan Barumun, KabupatenTapanuli Selatan, tepat pada tanggal 3 November 2020 “Sri Nabila” akhirnya dilepasliarkan di daerah Kappi yang merupakan zona inti kawasan Taman Nasional Gunung Leuser, di Kabupaten Gayo Lues.

Selain untuk Tim Pelepasliaran, penghargaan juga diberikan masing-masing kepada : Ian Singleton dari YEL SOCP (untuk kategori Penggiat Konservasi Orangutan dari tahun 2000 s/d sekarang), Pemerhati Lingkungan Satwa Liar Bobi Handoko (kategori Penyelamatan Satwa Liar Dilindungi UU dan Menyerahkan Ke Pemerintah BBKSDA Sumut dari tahun 2019 s/d 2020), dan LSM lokal Yayasan Scorpion Indonesia Ali Bangun Gea (kategori Penanganan Konflik dan Lepas Liar Satwa, Berperan Aktif Untuk Penyadaran Masyarakat Terkait Satwa Liar tahun 2019 s/d 2020).

Acara penyerahan penghargaan turut dihadiri Kepala Balai Taman Nasional Batang Gadis (TNBG), Ir. Sahdin Zunaidi Siregar, M.Si., Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar KSDA Teguh Setiawan, S.Hut., MM., serta sejumlah pejabat eselon III dan IV lingkup Balai Besar TN. Gunung Leuser. (Inggrid R. Tarihoran, S.Hut., / Penyuluh Kehutanan Pertama pada Balai Besar KSDA Sumatera Utara)

 

%d blogger menyukai ini: