BBKSDA SUMATERA UTARA

BUNGA BANGKAI (AMORPHOPHALLUS TITANUM) MEKAR DILAHAN MASYARAKAT

WhatsApp Image 2020-11-13 at 09.37.55 (1).jpegKepala Resort CA/TWA Sibolangit Samuel Siahaan, SP. mengamati dan memantau  mekarnya bunga bangkai

Sibolangit, 13 Nopember 2020

Sejak maraknya penjualan tanaman/tumbuhan hias di sepanjang jalan Medan – Sibolangit, khususnya di sekitar Cagar Alam dan Taman Wisata Alam Sibolangit, kondisi ini memacu masyarakat untuk mengambil berbagai jenis tanaman/tumbuhan apapun yang dianggap memiliki nilai ekonomis dan dapat dijual sebagai tanaman hias.

Adanya laporan masyarakat tentang penjualan tumbuhan jenis Bunga Bangkai Raksasa (Amorphophallus titanum), langsung direspon oleh   petugas Balai Besar KSDA Sumatera Utara melalui Resort CA/TWA Sibolangit dengan mendatangi penjual dan memberikan edukasi bahwa Bunga Bangkai Raksasa yang diperjual belikan tersebut, merupakan tumbuhan yang dilindungi Undang-undang No. 5 /1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya jo. Peraturan Pemerintah No.7/1999 tentang Pengawetan Tumbuhan dan Satwa Liar.

Selanjutnya petugas meminta kepada pemilik  tanaman (Markus Tarigan) untuk tidak menjual bunga Bangkai  yang sedang mekar. Petugas juga membawa umbi bunga Bangkai tersebut untuk nantinya  ditanam di kawasan TWA Sibolangit sebagai koleksi. Tidak lupa petugas menghimbau jika menemukan lokasi tumbuhnya bunga bangkai dimanapun, agar segera menginformasikan kepada petugas.

Buah dari edukasi dan awarness (penyadaran), pada  Kamis  5 Nopember 2020, Saudara Markus mengubungi petugas melalui sambungan telepon, menginformasikan ditemukannya lokasi bunga Bangkai  yang akan segera mekar. Menindaklanjuti informasi tersebut,  petugas pada Minggu 8 Nopember 2020, sekitar  pukul 15.30 wib meninjau langsung ke lokasi tumbuhnya bunga Bangkai tersebut.

Di lokasi, dengan didampingi warga serta Kepala Desa Sembahe,  petugas mengambil photo dokumentasi kemudian berkonsultasi dengan   peneliti dari Lembaga Penelitian Konservasi Tumbuhan dan Kebun Raya LIPI, Angga Yudaputra, M.Sc. yang baru saja menyelesaikan penelitian Titan Arum di wilayah Sumatera Utara termasuk di kawasan CA./TWA. Sibolangit dan sekitarnya,  guna   menanyakan  waktu mekarnya bunga Bangkai atau yang juga disebut dengan Titan Arum.

Sebagaimana prediksi dari peneliti LIPI, bunga Bangkai tersebut mekar sempurna pada hari Ke-10 yaitu tepatnya pada Rabu  11 Nopember 2020.  Dari hasil pengukuran petugas, diperoleh data  tingginya : 140 cm,  lebar bunga mekar: 84 cm, tinggi tongkol (spadix): 110 cm. Lokasi bunga Bangkai  yang mekar berada pada Koordinat N 03° 20’ 58,34”  E 098° 34’ 47.13 atau sekitar 2  km dari Kawasan CA Sibolangit, dan tumbuh dilahan pertanian milik salah satu warga marga Siboro, penduduk Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang.

                 2    1.jpg

Bunga Bangkai yang mekar sempurna tanggal 11 November 2020

Kepala Bidang KSDA Wilayah I Kabanjahe,  Mustafa Imran Lubis, SP. didampingi Kepala Resort CA/TWA Sibolangit Samuel Siahaan, SP bersama  warga Markus Tarigan, terlihat hadir meninjau lokasi. Di sekitar lokasi mekarnya bunga Bangkai ini juga terdapat 2 bunga Bangkai  lainnya pada fase vegetatif (tangkai daun dan daun).

Selanjutnya di lokasi bunga Bangkai yang mekar (fase generatif) dan 2 bunga Bangkai lainnya (fase vegetatif) prtugas mengambil sampel tanah untuk dikirim ke LIPI sebagai bahan analisis lebih lanjut. Lokasi juga ditandai dengan  garis keliling menggunakan bahan plastik warna putih merah dan spanduk himbauan serta larangan  agar nantinya lokasi ini aman dan tidak diganggu manusia.

WhatsApp Image 2020-11-13 at 09.26.54

Pengamanan lokasi tempat tumbuhnya bunga Bangkai dengan tanda pembatas keliling bahan plastik merah putih

Mekarnya bunga Bangkai ini menjadi hadiah di Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional Tahun 2020, yang setiap tahun diperingati pada bulan November. Semoga bunga Bangkai tetap lestari.  Ayo selamatkan Bunga Bangkai Raksasa dengan tidak merusak habitatnya, Tidak mengambil Umbinya, tidak memperjualbelikan bagian-bagianya. Biarkan tetap tumbuh secara alami.  Untuk info lebih lanjut dapat menguhubungi Balai Besar KSDA Sumatera Utara Call Centre : 085376699066. Salam Konservasi.             (Samuel Siahaan /PEH Pertama-Kepala Resort CA/TWA Sibolangit).

 

%d blogger menyukai ini: